Mitra KSR (Kumpulan Suara Rakyat) //Gresik----PT Metatu Nusantara Jaya (MNJ) kembali menggelar Bersholawat bersama sejumlah ulama dan habaib nasional dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) MNJ ke-11 perusahaan yang ada di Desa Metatu kecamatan Benjeng kabupaten Gresik .
“Ini merupakan agenda rutin perusahaan dan bagian dari ikhtiar spiritual agar kita selalu mengumandangkan sholawat dan mengingat peran Allah dalam setiap perjalanan hidup,” ujar Direktur Utama PT Metatu Nusantara Jaya, H. Abdul Rohim, saat rapat koordinasi persiapan MNJ Bersholawat, senin tgl 1 juni 2026 .
Agenda tahunan bernuansa religius tersebut menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan, Habib Ali Bin Abdurrahman Alhabsyi, serta KH Agoes Ali Masyhuri dari Pondok Pesantren Bumi Sholawat.
Pelaksanaan kegiatan di lingkungan perusahaan menjadi simbol perkembangan PT Metatu Nusantara Jaya dalam satu dekade terakhir hingga kini mampu menampung sekitar 20 ribu jamaah.
Perusahaan juga mencatat perluasan lahan usaha, peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak, serta penguatan sektor bisnis sebagai bagian dari capaian pada usia ke-11 tahun.
Abdul Rohim yang juga pembina Majelis Ar-Rohimin menilai keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani menjadi fondasi penting dalam membangun perusahaan sehingga budaya religius terus ditanamkan di lingkungan kerja.
“Jadi ini sebagai bentuk rasa syukur kami, yang sampai saat ini perusahaan semakin berkembang. Ini juga tidak lepas dari doa para guru, para habib, para ulama dan semua yang empati kepada kami,” tuturnya.
Di luar aktivitas bisnis, PT Metatu Nusantara Jaya aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) melalui santunan anak yatim, bantuan sosial masyarakat kurang mampu, dukungan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan lingkungan sekitar perusahaan.
Panitia juga menyiapkan pengamanan gabungan guna memastikan kelancaran acara. Sebanyak 150 personel kepolisian dan 50 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diterjunkan dalam pengamanan kegiatan.
Selain itu, pengamanan dibantu 300 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser), 200 personel Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu, 100 personel Madura Asli (Madas), serta Linmas Desa Metatu untuk pengaturan arus jamaah, lalu lintas, area parkir, dan sterilisasi lokasi (Red/ mhd)

